RADJAWARTA >> Meski dalam keadaan kesulitan dalam pelaksanaan Program Pengadaan Beras dari petani, Bulog Divre Jatim tetap optimis hingga tahun ini mampu membeli beras dari petani.
“Meski pengadaan beras tahun 2011 sedikit atau tidak sesuai target, namun kami optimistis sampai penghujung tahun ini masih mampu membeli beras petani mencapai 450 ribu ton,” katanya usai buka bersama di pemprov Jatim.
Diakui Murino, kendala untuk membeli beras dari petani banyak faktor, salah satunya adalah keadaan cuaca yang tidak bersahabat. Hal ini yang membuat bulog merevisi pengadaan beras dari 1,1 juta ton menjadi 650 ribu ton.
“Tapi target 650 ribu ton sepertinya sulit terealisasi, menyusul harga beras di pasar Jatim pada akhir-akhir ini meningkat dibandingkan kondisi normal,” ujarnya.
Keyakinan tersebutberdasarkan pada pelaksanaan panen padi di sejumlah daerah di Jatim di antaranya di Bojonegoro, Tulungagung, Bondowoso, sampai Banyuwangi. “Sementara itu, sejak Januari 2011 sampai tanggal 24 Agustus ini besaran pengadaan beras kami hanya mencapai 350 ribu ton. Volumenya memang kecil karena harga berasnya naik dan dipengaruhi permintaan pasar maupun ketersediaan,” katanya.
Dari fakta tersebut, Maurino yakin untuk tidak bulan ke depan pihaknya mampu memenuhi kebutuhan konsumen di Jatim. “Selain itu, besaran stok beras kami saat ini sebanyak 150 ribu ton. Ketersediaan tersebut dapat mencukupi permintaan konsumen Jatim selama tiga bulan mendatang,” katanya.
Ia menambahkan, mengimbangi harga pasar, bulog pun menaikkan harga. Hal tersebut mengacu pada ketentuan baru sejak 3 Agustus 2011. Sesuai ketentuan itu harga beli bulog menjadi Rp 6 ribu/kg dari harga sebelumnya Rp 5.060/kg.
“Lalu, Harga Pembelian untuk Gabah Kering Giling (GKG) juga meningkat menjadi Rp 4.100/kg dibandingkan sebelumnya Rp 3.345/kg. Bahkan, Gabah Kering Panen (GKP) sekarang naik menjadi Rp 3.500/kg dari sebelumnya Rp 2.685/kg,” katanya.
Harga Pembelian Bulog, ulas dia, mulai tanggal 23 Maret 2011 untuk beras harganya tambah Rp 200/kg dan GKG tetap. Pada tanggal 3 Mei 2011, harga beras kembali berubah sehingga tambah Rp 150/kg dan GKP bertambah Rp 130/kg . “Pada 9 Juni 2011, Harga Pembelian Beras tambah Rp 200/kg , GKG Rp 175/kg, dan GKP tambah Rp 315/kg,” katanya.
Bahkan, lanjut dia, pada tanggal 5 Juli 2011 harga GKG bertambah Rp 250/kg dan GKP Rp 200/kg. Untuk kenaikan pada Agustus 2011 mulai berlaku di seluruh Pulau Jawa. cp-sur

Loading ...